Resume Menulis Pertemuan ke 8
RESUME MENULIS
Hari/Tanggal : Jum'at , 9 April 2021
Tema : Dasar Penulisan
Nara Sumber : Rita Wati, S.Kom
Penulis : RATNAWILIS,S.Pd
Gelombang : 18
Selamat malam Bapak Ibuk Guru Guru hebat diseluruh Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke dari ujung Papua sampai Ujung Pulau Sumatera, terlihat pada malam ini semua menunggu pembelajaran akan dimulai, semuanya menunggu dengan sabar hal ini bisa kita baca dari tulisan yang disampaikan sebelum nara sumber menyampaikan materi. Akhirnya hal yang dinanti segera tiba, Ibu Aam Nurhasanah segera menyapa peserta membuka kelas malam dengan membacakan assalamualaikum warohmatullohi wabarkaatu, Beliau menyampaikan bahwa malam ini kita akan ditemani moderator hebat, Pak Sucipto, dan sebagai nara nara sumber adalah ibu Rita Wati yang tidak asing lagi bagi kita karena telah banyak punya pengalaman tentang menulis. Om Jay yang sedang melaksanakan disertasinya kita doakan agar berjalan lancer.
Sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Kuasa tentu kita wajib bersyukur kepadaNya karena kita telah diberi kesehatan yang baik. Dan juga bersyukur karena masih ada kesempatan untuk mengikuti pembelajaran hari ini.
Nara sumber menjelaskan tentang acara malam ini, yakni pembukaan, paparan dari nara sumber, tanya jawab lebih kurang satu jam, dan penutup
Pembelajaran dengan tema “ Dasar penulisan” oleh Ibuk Rita Wati yang punya segudang pengalaman menulis menyapa peserta dengan ucapan salam, “Selamat malam Bpk/ibu hebat di seluruh Indonesia, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat”, Telah banyak karya Bu Rita yang menampilkan kegigihannya, mulai dari buku tutorial, cerpen, kumpulan kisah inspirasi dan satu resume hasil belajar menulis.
Dari buku buku Beliau yang sudah terbit mengatakan bahwa telah banyak pengalaman yang Beliau peroleh. Bagi seseorang yang malas untuk menulis mungkin inilah penyebabnya antara lain susah ide, miskin kosa kata, sulit merangkai kata, susah memulai untuk menegeluarkan ide bingung mau menulis apa, tidak percaya diri, merasa tulisannya jelek dan merasa tulisan tidak layak untuk di baca. Ini semua yang dirasa oleh penulis pemula.
Ibuk Rita menjelaskan bahwwa untuk menulis kita harus menhetahui unsur-unsur yang harus ada dalam menulis yaitu 5W1H, yang meliputi:
What (apa), apa yang akan kita tulis apakah tentang sejarah, diri sendiri, atau tentang ilmu pengetahuan, peristiwa apa yang sedang terjadi, adakah dampaknya, atau apakah peristiwa tersebut berefek kepada orang lain
Where (dimana), kita tentukan dimana kejadiannya, agar pembaca mudah memahami
When (kapan), tentukan kapan peristiwa itu terjadi
Who (siapa), Tentukan siapa yang terlibat didalamnya
Why (kenapa), Apa yang mecnjadi motivasi kita untuk menuliskannya
How (Bagaimana), Kita menceritakan bagaimana kejadian yang akan kita tulis
Berikutnya nara sumber menjelaskan tentang kesalahan yang sering dialami oleh penulis pemula, pertama tidak menghiraukan paragraph yang ditulis panjang atau pendek yang penting menulis, ketika ada tanda baca harusnya ditulis misalnya tanda koma, tetapi tidak dihiraukan, penggunaan kata yang masih banyak salah tidak menggunakan kata baku, kadang dalam menulis kalimat banyak kata yang berulang sehingga banyak dijumpai kata yang tidak efektif.
Menjadi seorang penulis hebat tentu banyak hal yang harus kita perhatikan agar tulisan kita menarik dan menurut ejaan yang benar diantaranya :
Pemakaian huruf kapital/ besar :
Huruf kapital atau huruf besar dipakai dihuruf pertama awal kalimat.
Contoh : Saya sedang menmasak di dapur (S merupakan pangkal kalimat)
. b. Huruf kapital digunakan pada huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.
Huruf kapital dipakai pada awal kalimat pada .kalimat langsung
Huruf kapital dipakai digunakan pada huruf pertama nama agama, kitab suci, dan nama Tuhan
Huruf kapital dipakai pada huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas,
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan.
Selanjutnya sebagai guru yang suka menulis yang kita perhatikan betul adalah penggunaan kata depan, kata depan diantaranya adalah di, ke , dari dan daripada. Kata depan ini ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya bila diikutinya keterangan tempat, dan apabila yang mendahuluinya bukan kata keterangan tempat maka penulisnnya disatukan, hal ini harus diperhatikan dalam membuat suatu tulisan agar informasi yang kita sampaikanbisa dimengerti, sehingga ketika kita membaca tulisan tersebut tidak ada pertanyaan yang muncul.
Ketika salah satu unsur contoh when/ kapan tidak dimasukkan maka sipembaca akan bertanya-tanya tentang kejadiannya kapan, jika who yang tidak ada, makin pertanyaan akan timbul lagi tentang siapa yang dibicaraka.
Dalam menulis kita harus menghidari kesalahan kalimat tidak efektif yang ada di dalam tulisan sehingga membuat kalimat menjadi rancu. Untuk menghindarinya maka penulis harus membaca berulang-ulang tulisannya, Jika perlu dengan memakai pengeras suara agar suara kita jelas dan tulisan kita tidak mubazir dengan kata. Sebagai seorang penulis kita wajib mengetahui tentang trik menulis dan harus tahu dengan tata bahasa.
SALAM LITERASI
Komentar
Posting Komentar